INVERSE SQUARE LAW FORCE SUDAHKAH KITA DEKAT DENGAN TUHAN ??
Sunday, December 6, 2015
Sobat, marilah sejenak kita pandang langit yang dihiasi gemerlap bintang
atau bayangkan dalam alam logika interaksi mikroskopis antara muatan-muatan.
Tampaklah keteraturan alam ini jika kita berpikir tentang pola-pola yang
dibentuk olehnya.
Bahasa matematika adalah bahasa
untuk memahami teraturan pola yang diperlihatkan oleh alam sebagai tanda
kebesaran Sang Pencipta. Sedangkan bahasa matematika alam untuk menyatakan hal
tersebut terangkum dalam pengetahuan matematika alam yang sering kita kenal
dengan Fisika.
Bentuk gaya yang berbentuk inverse square: gaya gravitasi dan gaya colomb |
Marilah kita berpikir dalam
kerangka acuan fisika untuk memahami pola gaya-gaya alam sehingga kita akan
menemukan secercah maksud dari Sang Pencipta menerapkan hukum-hukum pada alam
semesta ini. Tinjaulah gaya alam berupa gaya gravitasi dan gaya coloumb yang
telah termasyur untuk menyatakan hubungan atau interaksi antar-partikel.
Terdapat hubungan menarik antara
gaya-gaya tersebut yang besarnya berbanding terbalik dengan kuadarat jaraknya.
Baik gaya gravitasi sebagai akibat interaksi massa partikel maupun gaya listrik
yang disebabkan interaksi coloumbik (muatan) besarnya berbanding terbalik
dengan kuadrat jaraknya. Adapun dalam fisika hukum ini sering disebut Inverse Square Law Force. Lalu pelajaran
apakah yang dapat kita petik melalui kerangka acuan matematika alam ini?
Sobat, Alangkah mesranya Tuhan
mencipta hukum ini. Hukum yang memperlihatkan kedekatan hambanya menentukan
kebesaran cinta-Nya pada makhluknya. Maka dengan rasa cinta Tuhan berfirman :
“Sesungguhnya Aku
ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan
dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”.(QS. Taha : 14)
Sederhana memang,
jika seseorang cinta maka dalam ingatannya adalah sesuatu yang dicintainya,
maka sudah sepantasnya sebagai hamba-Nya rasa cinta tersebut kita curahkan
kepada Dzat yang paling hak untuk dicintai. Ialah Allah, Tuhan alam semesta
yang memiliki langit dan bumi beserta apa yang ada di dalamnya serta Yang
mencipta hukum yang tidak bisa ditolak oleh siapapun.
Maka dekatilah
Rabbmu sobat, sehingga cinta-Nya makin besar. Dan janganlah kita berbuat ingkar
atau Tuhan akan semakin jauh. Karena jika semakin juah, maka jauhlah cinta
Rabbmu. Dan jika Tuhan sudah tidak mencintai kita kemanalah kita akan
bergantung, kemanalah kita akan berharap, serta kemalah kita akan kembali.